Tahajud

Written on May 16, 2005 – 10:56 am | by H Nugraha |

Allah SWT berfirman: ”Bertahajudlah kamu pada sebagian malam hari sebagai suatu ibadah tambahan bagimu. Mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.” (QS Al-Isra: 79).

Firman Allah ini merupakan salah satu dasar disyariatkannya shalat tahajud. Shalat tahajud sangat dianjurkan dalam Islam. Bahkan shalat tahajud menduduki posisi kedua setelah shalah wajib. Seorang sahabat bertanya kepada Rasulullah SAW: ”Shalat yang manakah yang paling utama setelah shalat wajib? Rasulullah SAW menjawab, shalat tahajud.” (HR Muslim).

Tahajud itu sendiri artinya bangun dari tidur. Dengan demikian, shalat tahajud adalah shalat yang dikerjakan di malam hari dan dilaksanakan setelah tidur terlebih dahulu walaupun tidurnya hanya sebentar. Shalat tahajud yang dilakukan di tengah malam, di saat kebanyakan manusia terlelap dalam tidurnya dan berbagai aktivitas hidup berhenti, serta suasana begitu hening, sunyi dan tenang, sangat menunjang konsentrasi seseorang yang akan ber-taqarrub kepada Allah. Di samping kondisi eksternal ini, juga terdapat kondisi internal, yaitu sebuah ketenangan yang dirasakan oleh psikis manusia yang melakukan shalat tahajud.

Ketenangan dan ketenteraman yang diperoleh oleh seseorang yang melakukan shalat tahajud, memiliki nilai spiritual yang sangat tinggi. Sebab dalam shalat tahajud terdapat dimensi dzikrullah (mengingat Allah). Allah SWT berfirman: ”(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. (QS Ar-Ra’d: 28). Dalam hal ini terdapat rumusan hukum sebab-akibat (kausalitas): Bila kita ingin mendapatkan rasa tenang dan tenteram, maka dekatlah dengan Dia Yang Mahatenang dan Mahatenteram, agar sifat-sifat itu mengimbas kepada kita.

Dengan demikian, shalat tahajud yang dikerjakan dengan ikhlas, mampu mengurangi beban kejiwaan yang sedang menyelimuti seseorang. Allah SWT berfirman: ”Hai orang yang berselimut (Muhammad), bangunlah (untuk shalat) di malam hari.” (QS Al-Muzammil: 1-2). Kata berselimut dalam ayat di atas secara kontekstual dapat diartikan dengan orang yang sedang dirundung masalah, kegelisahan, kecemasan, kekhawatiran, atau ketakutan karena menghadapi berbagai kemungkinan yang menimpanya. Sebab ayat ini turun setelah Rasulullah SAW mulai mendapati olok-olok dan ancaman dari kaum Quraisy. Untuk itu, shalat tahajud merupakan kebutuhan dalam menghadapi problem kehidupan. Rasulullah SAW bersabda: ”Kalian harus mengerjakan shalat malam, sebab itu kebiasaan orang-orang saleh sebelummu, jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah, penebus dosa dan kejelekan, serta penangkal penyakit dari badan.” (HR Tirmidzi).

Oleh : Muhammad Bajuri

  1. 9 Responses to “Tahajud”

  2. By dody on May 29, 2005 | Reply

    mohom kalau bisa, di perbanyak ulasan tentang
    hadits ,agar si pembaca bisa memahami dan mempelajari secara mendalam tentang sunah rosulnya
    karena itu sangat penting, terima kasih.

  3. By saat on Aug 24, 2005 | Reply

    assalamualaikum,,, oh iya pak aku mo nanya..gimn tata cara sholat tahajud trs apa ada bacaan2 khusus dalam sholat tahajud,, mohon bapak kasih hadits atau bukti klw sholat tahajud kok harus di lakukan setelah bangun tidur,,,aku binggung aku jg dgr boleh di lakukan walaupun tidak bangun tidur sebbab ada org yg bisa lakukan sebelum tdr krn pengaruh faktor dia kerja malam,,klw tidur sbtar bisa2 tidurnay keeenakan , ok maohon di jwab kirim ke email saya juga aku sgt bertrimaksihh ok wassalam

  4. By Edy suryantoro on Nov 11, 2005 | Reply

    Apakah dalam shalat tahajud di wajibkan untuk tidur dulu walaupun cuman sebentar, baagaimana kalau seorang muslim ingin melaksanakan Sholat tahajud sementara dia punya kewajiban kerja malam misal jaga malam(security). Tolong dikasih alasan dan dalilnya! Terima kasih sebelumnya.

  5. By walid dahlan on Sep 15, 2006 | Reply

    Assalamu alaikum …..ustadz.
    satu hal yang sangat membingungkan saya dan saya ingin bertanya , semoga Allah membukakan rahmat dan hidayah Nya kpd kita semua …
    Apa dan bagai mana yg maksud dengan sampai kpd Allah(shalat)
    dan penjelasan mengenai NUR MUHAMMAD.
    Wassallam..

  6. By syukur on Sep 30, 2006 | Reply

    mohon disertakan dengan amalan atau dzikir yang biasa dilaksanakan nabi Muhammmad saw.

  7. By fitri on Nov 9, 2006 | Reply

    assalaamu’alaikum.pada jam berapakah waktu yang lebih afdol untuk melakukan shalat tahajjud? dan bagaimana agar doa kita diijabah oleh allah swt walaupun telah beberapa kali memohon pada saat shalat tahajud. wassalam.

  8. By Jays on Dec 14, 2006 | Reply

    Ass……..saya mau tanya kalau melaksanakan shalat tahajud tapi kita tidak membaca doa selesai shlat itu di perbolehkan tidak ya kita lupa gitu,,,,,?????

  9. By mokh.rozikin@yahoo.co.id on Dec 11, 2008 | Reply

    Untuk saudaraku seiman..khusus untuk sholat tahajud baiknya dikerjakan setelah tidur malam,pokoknya tidur dan bangun habis tengah malam sampai mendekati shubuh.Apabila sibuk karena pekerjaan malam bisa dengan sholat sunah lainnya..mudah2an mengerti.

  10. By Gue gitu loh on Dec 15, 2008 | Reply

    Alhamdulillah saya sudah melaksanakan sholat tahajud rutin sejak 1 bulan yg lalu,Saya adalah seorang pengangguran dan kerjaannya nongkrong sana sini sambil merokok layaknya orang yg buangan & kalo capek tidur di mesjid yg kutemui di jalan,tapi shalat tahajud selalu saya lakukan,
    hikmahnya :
    1. hati, pikiran terasa tenang
    2. Percaya diri yg sangat tinggi (karena merasa Allah selalu berada didekatku), bahkan saya merasa tidak takut pada siapapun kecuali Allah
    3. Melihat dunia seperti yg terdengar dalam lagu god bless “Dunia panggung sandiwara”
    4. Segala urusan jadi lancar
    5. Tidak kekurangan rezeki
    6. Selalu merasa kangen berat untuk segera datangnya malam supaya bisa tahajud lagi

Post a Comment

Tentang Kami

Keluarga Muslim Delft adalah wadah kegiatan kemasyarakatan ummat muslim Indonesia di Delft yang bertujuan menggairahkan kegiatan-kegiatan tersebut dalam mengharapkan ridla Allah Subhanahuu Wata’ala.

Ingin Berlangganan?

 Subscribe in a reader
Cari :