Hadits dan Atsar tentang Fadhilah/Keutamaan Membaca Surat Yasin

Written on April 7, 2005 – 1:01 pm | by DHB Wicaksono |

Bismilahirrahmanirrahim Walhamdulillah Wassholatu Wassalamu `Ala Rasulillah, Wa’ala Aalihie Washohbihie Waman Walaah amma ba’du…

oleh: Moulana Muhammad ibn Moulana Haroon Abbassommar, ulama spesialis dalam Hadits di Afrika Selatan

Sayyiduna Ma’aqal ibn Yassaar (radiyAllau ‘anhu) meriwayatkan bahwa Rasulullah (sallAllahu ‘alayhi wasallam) bersabda, “Yasin adalah kalbu dari Al Quran. Tak seorangpun yang membacanya dengan niat menginginkan Akhirat melainkan Allah akan mengampuninya. Bacalah atas orang-orang yang wafat di antaramu.” (Sunan Abu Dawud). Imaam Haakim mengklasifikasikan hadits ini sebagai Sahiih (Autentik), di Mustadrak al-Haakim juz 1, halaman 565; lihat juga at-Targhiib juz 2 halaman 376.

Imaam Ahmad meriwayatkan dalam Musnad-nya dengan sanad beliau dari Safwaan bahwa ia berkata, “Para ulama biasa berkata bahwa jika Yasin dibaca oleh orang yang tengah maut, Allah akan memudahkan maut itu baginya.” (Lihat Tafsiir Ibn Katsir juz 3 halaman 571)

Sayyiduna Jund ibn Abdullah (radiyAllahu ‘anhu) meriwayatkan bahwa Rasulullah (sallAllahu ‘alayhi wasallam) bersabda, “Barangsiapa membaca Surah Yaseen pada malam hari dengan niat mencari ridha Allah, dosa-dosanya akan diampuni.” (Muwattha’ Imaam Maalik). Imaam ibn Hibbaan mengklasifikasikan hadits ini sebagai Sahiih, lihat Sahiih ibn Hibbaan Juz 6 halaman 312, ( lihat juga at-Targhiib juz 2 halaman 377).

Riwayat serupa oleh Sayyiduna Abu Hurayrah (radhiyAllahu ‘anhu) juga telah dicatat oleh Imaam Abu Ya’ala dalam Musnad beliau dan Hafiz ibn Katsir telah mengklasifikasikan rantai periwayatnya (Sanad) sebagai “Baik” (Hasan) (lihat Tafsiir Ibn Katsiir Juz 3 halaman 570).

Berdasarkan riwayat ini, Allamah Munaawi (rahmatullah ‘alayh) telah menganalisis bahwa barangsiapa hendak membaca Surah Yasin di pagi hari, juga akan diampuni dosanya, Insya Allah. (Lihat kitab Faydhul Qadiir, juz 6, halaman 259).

Sayyiduna ibn ‘Abbaas (radiyAllahu ‘anhu) mengatakan, “Barangsiapa membaca Yasiin di pagi hari, pekerjaannya di hari itu akan dimudahkan dan barangsiapa membacanya di akhir suatu hari, tugas-tugasnya hingga pagi hari berikutnya akan dimudahkan pula.” (Sunaan Daarimi, juz 2, halaman 549).

Riwayat serupa juga dicatat oleh Imaam Daarimi dari Attaa’ ibn Abi Rabah.

Wallahu A’lam bissawab (Dan Allah Lebih Mengetahui)

Catatan Kaki:
diterjemahkan dari artikel aslinya berbahasa Inggris di http://www.beautifulislam.net/quran/benefits_yaseen.htm

  1. 8 Responses to “Hadits dan Atsar tentang Fadhilah/Keutamaan Membaca Surat Yasin”

  2. By Yusuf Naysen Dacosta on May 2, 2006 | Reply

    saya seorang Mualaf,saya belum bisa baca qur,an dengan bahasa arab,makanya saya minta tolong kirimkan qur,an yang terjemahan arab dari surat 1 sampai surat 114.tapi bukan bahasa indonesia/bahasa inggris.

    terimakasih atas pertolongananya
    somoga Allah melipat gandakan pahala bagi yang menolongi saya Amiiiiiin!!!

  3. By Ghany Mujahid on May 14, 2006 | Reply

    Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh

    Alahamdulillahi robbil’alamiin
    Setelah saya membaca, saya jadi tahu kenapa banyak sekali orang sering sekali membaca surah Yasin. Akan tetapi dari kebanyakan orang yang membaca surah tersebut tidaklah tahu sebenarnya kenapa ia membaca surah Yasin, dan hanya mengikuti kebiasaan yang sudah (bisa dibilang) tradisi. Dan yang lebih mengkhawatirkan lagi… orang tersebut sering membaca surah Yasin bahkan sampai hafal, akan tetapi ia jarang membaca surah-surah yang lain dalam Al-quran. Padahal umat islam wajib mengetahui seluruh isi Al-quran, kemudian ketika orang itu ditanya ‘apa isi surah tersebut (Yasin)?’ orang itu geleng-geleng kepala tidak tahu. Semoga Allah memberi petunjuk kepada mereka semua.

    Wassalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh

  4. By zainal on May 26, 2006 | Reply

    kami minta tolong untuk dicarikan hadits-hadits tentang manfaat baca yasin untuk orang yang telah wafat yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori atau Imam Muslim.Terima kasih wassalam

  5. By Firman on Aug 28, 2006 | Reply

    saya mo daftar

  6. By achmad s on Oct 11, 2006 | Reply

    assalamu’alaikum warrahmatullah wabarakatuh
    saya mau bertanya apabila kita membacakan yasiin dan pahalanya di hadiahkan untuk kedua orang tua kita yang masih hidup apakah itu pahala/amal itu akan sampai kepada yang kita tuju ?
    terima kasih atas jawabannya,insya allah jawabannya akan sangat berguna untuk saya.
    assalamu’alaikum warrahmatullah wabarakatuh

    [Wa 'alaikumussalam wr wb. Iya, benar. Insya Allah, pahala tersebut akan sampai kepada mereka yang kita niatkan untuk menerimanya.]

  7. By INDAH on Feb 3, 2007 | Reply

    1. “Artinya : Siapa yang membaca surat Yasin dalam suatu malam, maka ketika ia bangun pagi hari diampuni dosanya dan siapa yang membaca surat Ad-Dukhan pada malam Jum’at maka ketika ia bangun pagi hari diampuni dosanya”.
    (Ibnul Jauzi, Al-Maudhu’at, 1/247).
    saya mau tanya kenapa hadis di atas termasuk hadis lemah atau hadis dha’if. padahal bunyinya mirip dengan seperti apa yang dikatakan sayyidina ibn abbas, apakah dengan begitu perkataan ibn abbas juga lemah tentang keutamaan surat yassin., terima kasih

    ==========

    JAWABAN:
    Sekalipun matan [redaksi kata] mirip atau serupa, namun bila jalur isnad berbeda, dianggap sebagai hadits yang berbeda. Artinya, sekalipun redaksi kata2 hadits sama, namun siapa saja periwayatnya, siapa yang mengatakan pertama kali, dan siapa-siapa yg kemudian menyampaikannya hingga ke mushannif (penulis kitab hadits) harus jelas dan diketahui. Bila berbeda, maka dianggap sebagai hadits yangberbeda pula.

    1. Hadits tersebut siapakah yang pertama mengatakan? Sayyidina Rasulullah ataukah Sayyidina Ibn Abbas? Sebagai perkataan Ibn Abbas mungkin adalah shahih; namun tidak bisa disandarkan sebagai perkataan Nabi langsung. Artinya sanadnya tidak marfu’ hingga Nabi. Karena itu, mungkin kemudian Ibn Jauzi menempatkannya dalam list di kitab Mauduátnya.

    2. Sekalipun hadits itu dianggap lemah oleh Ibn Jawzi, perlu diteliti sebab apa ia menganngapnya lemah. Apakah karena dipalsukan? ataukah sekedar karena tdk marfu’ ke Nabi? ataukah karena salah satu perawinya adlh lemah ingatan, tapi masih dipercaya? Bila demikian, maka derajat kedaifannya tdklah sampai mawdu’. Dan hadits itu masih dapat diambil sebagai targhib, dorongan meraih fadhilah membaca Yasin. Karena kesepakatan di kalangan ahli hadits, bahwa hadits lemah boleh dipakai untuk mendorong meraih fadhilah keutamaan ibadah tertentu.

    3. Sekalipun hadits itu daíf atau bahkan mawdu’, adanya riwayat2 lain, dari Sayyiduna Ma’qal ibn Yassar, Sayyiduna Jund ibn Abdullah, dll yang sahih menurut Imam-imam Hadits, maka itu sudah cukup untuk secara matan mendukung isi hadist Ibn Abbas [walau isnadnya lemah atau mawdu']. Artinya, bahwa memang Surah YAsin memiliki fadilah khusus.

    4. Perlu kehati-hatian dalam membaca kitab al-Mawdhu’at karya Ibn Jauzi, karena kitab ini dikritik oleh para ahli hadis lain bahwa kitab ini memuat pula hadits sahih yang dianggap oleh ibn Jauzi sebagai mawdu’ atau dhaíf. Dan menurut para kritisinya, Ibn Jawzi sering menganggap suatu hadits dha’if atau mawdu tanpa menyebut alasan yang jelas. Para Ahli hadits yg mengkritik kitab ini antara lain adalah Muhaddits as-Sakhawi, dan Muhaddits kontemporer, Shaykh Abdul Fattah Abu Ghuddah.

    WALLAHU A’LAM BISSAWAB

    wassalam,

  8. By hanvi hidayt on Feb 25, 2008 | Reply

    apakah pahala bagi orang yang membaca yasin pada malam jumat?

  9. By Sukatno on Feb 27, 2008 | Reply

    Pak Zainal.

    Sebenarnya aku punya kumpulan hadist itu ( ada 48 hadist ) namun berupa Printout ( hard Copy ) sehingga aku belum bisa gimana cara penyapiakan ke Bapak

    Wassalam
    Sukatno

Post a Comment

Tentang Kami

Keluarga Muslim Delft adalah wadah kegiatan kemasyarakatan ummat muslim Indonesia di Delft yang bertujuan menggairahkan kegiatan-kegiatan tersebut dalam mengharapkan ridla Allah Subhanahuu Wata’ala.

Ingin Berlangganan?

 Subscribe in a reader
Cari :