Hujan

Written on January 23, 2004 – 12:56 am | by RR Hakim |

Semalam, aku bermimpi hujan deras turun seharian. Dalam mimpiku aku berlari mencari tempat berteduh. Keluhan muncul dari mulutku karena segala aktifitas akan terganggu karena hujan deras itu. Suara angin membawa tetesan hujan menerpa kaca kamarku, membangunkanku dari mimpi tadi. Ah…ternyata memang hujan, bisa terganggu juga aktifitasku hari ini.

***
Pernah mengeluh karena hujan? Rasanya setiap orang pernah. Aku ingat di kotaku Bandung, hujan akan membuat jalanan macet. Entah kenapa, setiap hujan turun angkot juga selalu penuh. Ke kampus telat, baju basah kuyup, kedinginan, takut kena flu, dan berbagai keluhan lain muncul karena turunnya hujan. Semuanya salah si hujan, Blame It on The Rain kata sebuah lagu.
Tapi pernahkah kita melihat dari sudut pandang yang lain? Dalam hujan ada senyum petani yang telah lama menanti curahan air untuk sawahnya yang kekeringan. Dalam hujan ada keceriaan para pengantri air minum di keringnya lereng gunung Kidul. Bahkan dalam hujan ada tawa riang bocah-bocah yang bermain bola di tanah becek. Hujan adalah anugrah. Sekali-sekali biarkanlah tetes hujan membasahi kita tanpa perlu kita keluhkan. Rasakan ketika tetesannya mengalir membasahi rambut kita, menyegarkan kepala kita yang mungkin sedang panas. Rasakan karena hujan adalah anugrah.
***

Post a Comment

Tentang Kami

Keluarga Muslim Delft adalah wadah kegiatan kemasyarakatan ummat muslim Indonesia di Delft yang bertujuan menggairahkan kegiatan-kegiatan tersebut dalam mengharapkan ridla Allah Subhanahuu Wata’ala.

Ingin Berlangganan?

 Subscribe in a reader
Cari :