Diam

Written on July 12, 2004 – 9:22 pm | by D Chaerani |

Tanya hati tak dapat diungkap,
rasa hati tak dapat diucap,
biar saja terperangkap,
dalam diam pertanda bijak.

[di]
sebait saja
5 juli 2004

  1. 4 Responses to “Diam”

  2. By tanti on Jul 12, 2004 | Reply

    dalam hati aku bertanya
    dalam diam aku berucap
    ‘kok arsis kalah ya…’ :D
    kutitipkan negaraku di pundakmu…

  3. By intan qurratul aini on Jul 18, 2004 | Reply

    ada kala hati bimbang
    pada apa yang terfikir, bukan di fikir.
    pada siapa taruhan itu kan berakhir??

  4. By fajarje on Sep 10, 2004 | Reply

    termenung
    terdiam
    terdiam dalam sunyi
    terbentang kehampaan
    terkembang kegalauang
    terpampang kebimbangan
    Pada siapa kita bertanya
    pada diri takkan terobati
    sepi
    tinggalah mimpi
    hanya Ilahi tempat bersandar diri
    semua sedi kan berlari

  5. By hamba Alloh on Sep 17, 2004 | Reply

    aku terdiam
    tak sepatahpun kata terucap
    kala ku ingat
    betapa kecilnya diriku

    salam

Post a Comment

Tentang Kami

Keluarga Muslim Delft adalah wadah kegiatan kemasyarakatan ummat muslim Indonesia di Delft yang bertujuan menggairahkan kegiatan-kegiatan tersebut dalam mengharapkan ridla Allah Subhanahuu Wata’ala.

Ingin Berlangganan?

 Subscribe in a reader
Cari :