Terjemahan Alternatif?
Desember kemarin, penulis berkeliling Bandung mencari terjemahan alternatif. Sudah lama, penulis merasakan sulitnya mengapresiasi Al-Qur’an hanya dari satu versi terjemahan. Kesulitan yang sama ternyata dirasakan oleh juga oleh salah satu Syekh di Delft ini.
Solusi adalah berguru ke ahlinya langsung, belajar bahasa arab atau menggunakan beberapa terjemahan. Bagi penulis, alternatif terakhir yang paling pas karena waktunya fleksibel, dapat segera dilaksanakan dan langsung tanpa perantara.
Mulanya saya tertarik dengan Tafsir Al-Misbah karena karya monumental asli Indonesia dari ulama non-sektarian M.Quraish Shihab. Namun setelah saya buka-buka, isinya sama persis huruf per huruf dengan terjemahan Depag atau King Fadh, yang kemudian diikuti dengan tafsirnya. Dari segi independensi, masih lebih bagus Tafsir Rachmat, buatan urang Sunda. Meski seirama dengan Depag, tapi pilihan katanya independen. Tafsir Al-Ahsar buatan HAMKA sangat klasik, namun kadang terlalu panjang dan berputar-putar dalam menjelaskan suatu ayat. Ada juga tafsir terjemahan Ibnu Katsir dan Fizhilalil Qur’an Sayid Qutub. Sayangnya keduanya adalah ringkasan alias sebagian isi aslinya dihilangkan. Akhirnya saya beli Terjemahan Ladzfiyah yang menerjemahkan kata per kata. Yang ini cukup independen terhadap Terjemahan Depag.
Rajanya terjemahan Ladzfiyah ternyata adalah “THE KORAN, Complete Dictionary and Literal Translation” oleh Mohamed Ahmed dan putrinya Samira. Download gratis di http://www.clay.smith.name/Lexical_Quran.htm
Isinya sekitar 500 halaman terjemahan harafiah Al-Qur’an dalam bahasa Inggris, sekitar 500 halaman Index lengkap Al-Quran dan 500 halaman kamus lengkap. Sayangnya belum ada bahasa Indonesianya. Adakah yang berminat menerjemahkan?
Untuk menggambarkan kelebihan “THE KORAN” dibandingkan terjemahan lainnya, kita ikuti contoh kasus berikut. Suatu hari, misalnya seorang ekstrim kanan Belanda mengatakan Islam itu barbar karena Allah memerintahkan penyiksaan istri. Lalu saya buka terjemahan saya surat An-Nisa 4:3, ternyata memang begitu. Hhm… dasar si ekstrim kanan yang goblok, perintah Allah mau dilawan, itu namanya cari mati.
Dengan “THE KORAN”, kita bisa lebih mengapresiasi ayat ini.
- Download file yang pertama. http://www.clay.smith.name/Mohamed_and_Samira_Ahmed.1.pdf
Di halaman 54 dalam Acrobat reader ada tiga alternatif terjemahan disamping kata adhribuhunna. Selain itu ada tanda tiga bintang (***). Itu artinya sangat-sangat-sangat dianjurkan untuk memeriksa kamus.
- Download kamusnya. http://www.clay.smith.name/Mohamed_and_Samira_Ahmed.lexicon.pdf
Di halaman 38, lebih banyak lagi alternatif terjemahannya termasuk salah satunya adalah “menyiksa”. Ternyata si ekstrim kanan itu ada benarnya juga.
Jika Anda punya waktu luang Anda bisa gunakan juga indexnya. Dalam index ada daftar ayat-ayat yang menggunakan satu kata yang sama atau mirip. Dengan melihat contoh penggunaan suatu kata dalam beberapa ayat, diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih lengkap dan konsisten terhadap arti suatu kata.
Dengan “THE KORAN” dapat disimpulkan bahwa langkah demi langkah penanganan istri yang bandel.
1. nasehati
2. pisah tempat tidur
3. siksa/tepuk/tinggalkan
4. undang penengah dari pihak keluarga (dari ayat berikutnya 4:4)
Dengan mendownload “THE KORAN”, bukan berarti dalam seketika kita menjadi ahli. Perlu waktu untuk memahami mana arti yang paling baik dari suatu kata dan mana kesimpulan yang paling baik dari serangkaian kata. Sebenarnya ada beberapa pedoman untuk itu, namun tidak sempat penulis jelaskan di sini. Cukup dua saja dahulu:
Pertama, buka pikiran, dengarkan alternatif yang ada lalu pilih yang terbaik (QS. 39 Az-Zumar:18)
Kedua, jangan ikuti tanpa pengetahuan (QS. Al-Isra 17:36) terutama jika kita menerima perintah untuk menyakiti orang lain atau mengagung-agungkan nabi tertentu di atas nabi lainnya, kelompok tertentu atas lainnya atau orang tertentu.
5 Responses to “Terjemahan Alternatif?”
By syamsul ma'arif on May 22, 2005 | Reply
assalamualikum wr. wb.
eh saya merupakan orng yang seneng bacaan tentang berita2 yang menyangkut tentang dunia islam, saya cuman mau minta dikirim berita2 terbaru tentang dunia islam baik perkembangannya maupun kemundurannya. ya terserah mau menyangkut tentang fiqih, tarekh, aqidah pokoknya apa aja deh terserah itu juga kalau saudara berkenan.
jangan lupa kirimnya ke alamat email saya : Lokhat@gmail.com, rifa_ku@yahoo.com
thanks,
wassalamualikum wr. wb.
By mohammad syafi'i on Mar 30, 2006 | Reply
kalau saya sich suka versi inggrisnya, jauh lebih lengkap….
kenapa mesti harus diterjemahkan?
By solihin on May 11, 2006 | Reply
Ass. ana mah suka dua-duanya bagus dengan bhs ingris tapi untuk membantu orang lain juga sepertinya lebih bagus jika ada yang mau menterjemahkannya. trim’s wss.
By iyunk on Sep 9, 2007 | Reply
ass wr.wb
teman sama saya juga punya minat kayak anda…selama ini saya diwarisi almarhum bapak saya….kitab syamsul maarif al kubro….tapi masih berbahasa arab gundul…pernah saya mimpi ada seseorang yang menawarkan kepada saya untuk menerjemahkan kitab tersebut…tapi tidak jelas rupa dan siapa?….samapai sekarang kitab tersebut saya simpan rapi dalam peti
By zhieya zaydan on Nov 15, 2007 | Reply
insyaallah qt pnya terjemahannya..serius cm.081 333 002 001