Archive for March, 2005
Wednesday, March 2nd, 2005
Dari Amirul Mukminin Abu Hafsh Umar bin Khathab bin Nufail bin Abdul Uzza bin Riyadh bin Abdullah bin Qurth bin Razah bin Ady bin Kaab bin Luay bin Ghalib al Quraisy al Adawy r.a berkata :
“Saya mendengar Rasulullah saw bersabda: ” Bahwasannya semua amal itu tergantung niatnya, dan bahwasannya apa yang diperoleh oleh seseorang adalah sesuai dengan apa yang diniatkannya. Barang siapa yang hijrah karena Allah dan Rasulnya maka hijrahnya itu akan di terima oleh Allah dan RasulNya, dan barang siapa yang hijrahnya, karena mencari dunia atau karena wanita yang akan dinikahinya maka hijrahnya itu hanya memperoleh apa yang diniatkannya dalam hijrahnya itu“.
HR bukhari dan Muslim
(more…)
Posted in Hadits | 1 Comment »
Wednesday, March 2nd, 2005
Manusia adalah makhluk yang unik dan menakjubkan dimana terkumpul kelebihan dalam dirinya dan juga kekurangan dalam dirinya. Lihat saja kelebihannya, manusia lebih kuat dari makhluk dimuka bumi ini, bagimana bisa terbang di angkasa, menyelam di laut, menempuh jarak yang jauh dengan waktu sedikit, menyulap padang pasir jadi hijau dan rimbun.
Di sisi lain manusia juga mempunyai kekurangan dan lemah. Dimana manusia tidak mampu melawan duri yang kecil, merasa terganggu dengan lalat liar, membunuh jiwa yang tak berdosa, tidak mampu melawan bisikan setan kepada kejahatan.
(more…)
Posted in Adab dan Akhlaq | 1 Comment »
Wednesday, March 2nd, 2005
oleh: Saifullah Ma’shum[*]
Bismillahirrahmanirrahiim
Ulama Tiga Zaman

Demikianlah Kyai Wahab Chasbullah, ulama yang diberkati Tuhan
memperoleh kesempatan hidup dalam tiga zaman, (1) zaman pergerakan
kemerdekaan; (2) sesudah proklamasi kemerdekaan; dan (3) masa Orde
Baru. Kiai ini pernah merasakan pahit getirnya hidup, dan banyak
teladan yang ditinggalkan bagi generasi sesudahnya. Dalam masa
kepemimpinannya dia juga tidak lepas dari ejekan, fitnah dan hinaan
disamping tentu saja sanjungan dan hormat. Pada zaman Orde Lama
misalnya, banyak orang mengejek Kyai Wahab sebagai “Kyai Nasakom”
atau “Kyai Orla” lantaran NU menerima konsep Nasakom dan dekat dengan
Bung Karno. Padahal kata Kyai Saifuddin Zuhri, semua orang dan semua
organisasi waktu itu menerima Nasakom termasuk ABRI. Ya, siapa yang
berani menentang Bung Karno waktu itu?
(more…)
Posted in Biografi | No Comments »
Wednesday, March 2nd, 2005
oleh: Saifullah Ma’shum[*]
Bismillahirrahmanirrahiim
Tradisi Jurnalistik di NU

Bukan Kyai Wahab jika tidak memutar otak, selalu “gelisah” mencari
cara mewujudkan cita-citanya. Bersama tokoh NU lainnya, Kyai Wahab
pernah membeli sebuah percetakan beserta sebuah gedung sebagai pusat
aktivitas NU di Jalan Sasak 23 Surabaya. Dari sini kemudian dia
merintis tradisi jurnalistik modern dalam NU. Ini dilandasi oleh
pemikiran Wahab yang sesungguhnya amat sederhana, yaitu bagaimana
menyebarkan gagasan NU secara lebih efektif dan efisien yang selama
ini dijalankan melalui dakwah panggung dan pengajaran di pesantren.
(more…)
Posted in Biografi | 1 Comment »
Wednesday, March 2nd, 2005
oleh: Saifullah Ma’shum[*]
Bismillahirrahmanirrahiim
Perjuangan Politik

Akhirnya sampailah pada saat yang amat bersejarah, yaitu ketika pada 31 Januari 1926, di Surabaya tokoh-tokoh Komite Hijaz, diantaranya Kyai Wahab, Kyai M. Bisri Syansuri, Kyai Ridwan Semarang, Kyai Haji Raden Asnawi Kudus, Kyai Nawawi Pasuruan, Kyai Nachrowi Malang dan Kyai Alwi Abdul Aziz Surabaya, berembuk dan menyimpulkan dua hal pokok:
(more…)
Posted in Biografi | No Comments »
Wednesday, March 2nd, 2005
oleh: Saifullah Ma’shum[*]
Bismillahirrahmanirrahiim
Sebagai Pemikir-Pejuang

Bakat kepemimpinan dan kecerdasan Kyai Wahab Chasbullah sesungguhnya sudah mulai tampak di pesantren. Di sela-sela kegiatan belajar, Wahab memimpin kelompok belajar dan diskusi santri secara rutin. Dalam kelompok itu dibahas masalah sosial kemasyarakatan, di samping pelajaran agama. Tidak heran jika sepulang dari berbagai pesantren, Kyai Wahab sama sekali tidak canggung terjun ke masyarakat,
mempraktikkan apa yang sudah dipelajari.
(more…)
Posted in Biografi | No Comments »
Wednesday, March 2nd, 2005
oleh: Saifullah Ma’shum[*]
Bismillahirrahmanirrahiim
Lahir dan Besar di Pesantren

Kyai Wahab lahir dari pasangan Kyai Chasbullah dan Nyai Lathifah pada bulan Maret 1888 di Tambakberas Jombang. Keluarga Chasbullah,
pengasuh Pondok Tambakberas masih mempunyai hubungan kekerabatan
dengan ulama paling masyhur di awal abad ke-20 yang sama-sama dari
Jombang, yaitu Kyai Haji Hasyim Asy’ari. Nasab keduanya bertemu dalam
satu keturunan dengan Kyai Abdussalam. Konon jika diurut ke atas,
nasab keluarga ini akan bermuara pada Lembu Peteng, salah seorang
raja di Majapahit.
(more…)
Posted in Biografi | Comments Off
Wednesday, March 2nd, 2005
oleh: Saifullah Ma’shum[*]
Bismillahirrahmanirrahiim
Kecil tetapi Gagah

Kyai Wahab selalu dilukiskan sebagai orang yang energik, penuh
semangat, ramah dan berwibawa. Kulitnya sedikit hitam, tetapi tidak
mengurangi sinar wajahnya yang menyimpan sifat kasih. Konon Kyai ini
sulit untuk marah dan dendam karena sifat dan penampilannya yang
humoris. “Meskipun orangnya kecil, beliau tampak selalu bersikap
gagah,” kata Kyai Haji Saifuddin Zuhri, salah seorang pengagumnya.
Selanjutnya dilukiskan oleh Kyai Saifuddin Zuhri bahwa Kyai Wahab
adalah ulama dengan pengetahuan yang sangat luas, tidak terbatas pada
bidang agama saja. Orang yang pernah dekat dengannya tidak pernah
jemu mendengarkan uraian kata-katanya yang serba baru dan mengandung
nilai-nilai kebenaran yang mempesona. Kyai Wahab bukan termasuk
golongan ulama “klise” karena tindak tanduk dan tutur katanya
orisinal, keluar dari perbendaharaan ilmu dan pengalamannya. Tidak
pernah beliau merasa canggung berbicara di muka ribuan manusia
sekalipun dengan dilakukan mendadak, tetapi juga tidak pernah kecewa
bila yang mengerumuni cuma sedikit orang. Kecerdasan otaknya
dilengkapi dengan retorika yang baik, menjadikan setiap uraiannya
terdengar menarik. Topik pembicaraannya bisa dari masalah bela diri
pencak sampai bom atom, dari onderdil mobil sampai masalah aparatur
negara, dari masalah kasidah dan perwayangan hingga masalah land
reform dan sosialisme.
(more…)
Posted in Biografi | No Comments »
Wednesday, March 2nd, 2005
oleh: Saifullah Ma’shum[*]
Bismillahirrahmanirrahiim
Intelektualitas dan Joke

Pengembaraan intelektual Kyai Wahab mempunyai benang merah yang jelas dan bisa ditelusuri melalui berbagai aktivitas beliau sepanjang
hidupnya. Dimulai dengan mendirikan kelompok diskusi Tashwirul Afkar tahun 1914 bersama KH. Mas Mansur, mendirikan pergerakan Nahdlatul Wathan dan Syubbanul Wathan, memprakarsai pembentukan Komite Hijaz, sampai memberikan inspirasi dan sekaligus membidani lahirnya Nahdlatul Ulama.
(more…)
Posted in Biografi | 1 Comment »
Wednesday, March 2nd, 2005
oleh: Saifullah Ma’shum[*]
Bismillahirrahmanirrahiim
Profil Singkat

Lahir: Maret 1888, di Tambakberas, Jombang, Jawa Timur
Wafat: 29 Desember 1971
Pendidikan: Pesantren Langitan Tuban; Pesantren Mojosari, Nganjuk; Pesantren Tawangsari, Surabaya; Pesantren Bangkalan, Madura;
Pesantren Tebuireng, Jombang; Makkah Mukkaramah
Pengabdian: Pendiri Tashwirul Afkar, Nahdatul Wathan, Syubbanul Wathan, dan Nahdlatul Ulama; pendiri SI Cabang Makkah ; pemrakarsa Komite Hijaz; Rois’ Am PB Syuriyah NU.
(more…)
Posted in Biografi | No Comments »