Archive for January, 2005

Dari Kitab Al-Mawahib Al-Qastallani [1]: Penciptaan Ruh Nabi

Sunday, January 30th, 2005

Pengantar

Kitab Mawahibul Laduniyyah bil Minah al-Muhammadaniyyah (Karunia Ilahiah dalam Bentuk Karunia Muhammadaniyyah) ditulis oleh Imam Ahmad Shihabuddin ibn Muhammad ibn Abu Bakr al-Qastallani (wafat 923H/1517 M), seorang ahli hadits yang mengarang syarah Sahih Bukhari (Irsyad as-Sari). Kitab Mawahib karangan beliau ini adalah kitab yang berisi biografi Nabi Muhammad sall-Allahu ‘alayhi wasallam.
(more…)

Berkenalan dengan Tasawwuf

Sunday, January 30th, 2005

oleh Syaikh Muhammad Hisham Kabbani

“Di masa Rasulullah sall-Allahu ‘alayhi wasallam Tasawwuf adalah sebuah realitas tanpa nama, sekarang Tasawwuf adalah sebuah nama, tetapi hanya sedikit yang mengetahui realitasnya.”
(more…)

Hadratus Syaikh Kyai Haji M. HASYIM ASY’ARI

Sunday, January 30th, 2005

Bismilahirrahmanirrahim Walhamdulillahi Rabbil ‘aalamiin Wassholatu Wassalamu `Ala Rasulillah, Wa’ala Aalihie Washohbihie Waman Walaah amma ba’du…

asy'ari_1.jpg

Pendiri sebuah organisasi keagamaan, yang konon memiliki anggota terbesar, di seantero dunia Islam. Seorang ulama besar tanah air, yang teguh dengan ketinggian ilmu dan keluhuran pribadinya. Mari kita simak artikel pertama di rubrik Biografi ini, yang insya Allah akan disusul dengan kisah-kisah dan riwayat hidup orang-orang yang mengukir sejarah Islam, dan ummat Islam.

(more…)

Menata Hati di Saat Senang

Thursday, January 13th, 2005

Musholla itu penuh sesak. Aroma tak sedap tercium dari pinggir ruangan. Karpetnya compang-camping dan kumal, entah kapan terakhir dibersihkan. Kipas angin yang usang dan sekarat, ditambah sempitnya ruangan tak berventilasi itu, membuat para musafir tidak nyaman di dalamnya. Kekhusu’an jamaah shalat semakin terganggu oleh bisingnya suara mobil dan motor. Seperti layaknya tempat sholat di mall atau plaza lainnya, musholla itu terletak di basement, berdempetan dengan lapangan parkir. Kepulan asap dan partikulat dari knalpot kendaraan yang keluar masuk parkir menjelma menjadi pengharum ruangan tersebut, menambah lengkap ‘paket hemat’ bagi ritual ibadah disana.
(more…)

Negeri yang (Kembali) Terluka

Thursday, January 6th, 2005

Negeri yang (Kembali) Terluka

eramuslim - Aceh yang dulu saya kenal adalah Aceh yang kaya. Melimpahnya sumber gas bumi di Aceh pula lah yang mendorong saya untuk memilih bidang ilmu yang saya tekuni sekarang.
“Siapa tahu nanti setelah lulus dapat bekerja di sana, tentu akan bisa berdekatan dengan kerabat di Sumatera”, demikian pikiran lugu saya -yang saat itu masih SMA- berbisik. Kendati tidak jadi berkarir di LNG Arun, saya masih terus terkagum-kagum, begitu banyaknya karunia Allah untuk negeri sejuta ulama itu. Tercatat beberapa proyek vital negera dibangun disana; Arun dan gas buminya beserta beberapa pabrik pupuk dan pabrik kertas yang merupakan industri penopang hajat hidup orang banyak. O iya, yang jarang diberitakan media, Aceh adalah salah satu penghasil minyak Nilam terbesar di dunia. Minyak Nilam merupakan minyak atsiri yang sangat diperlukan di industri fragrance dan perfumery. Kabarnya minyak ini tidak diolah dengan muatan teknologi yang memadai, melainkan langsung diekspor ‘mentah-mentah’ ke Singapura. Toh….dengan pengolahan yang sangat sederhana itu, sudah cukup untuk menghidupi banyak petani Nilam tradisional.
(more…)

Tentang Kami

Keluarga Muslim Delft adalah wadah kegiatan kemasyarakatan ummat muslim Indonesia di Delft yang bertujuan menggairahkan kegiatan-kegiatan tersebut dalam mengharapkan ridla Allah Subhanahuu Wata’ala.

Ingin Berlangganan?

 Subscribe in a reader
Cari :