Archive for December, 2003

Nomor 1

Wednesday, December 31st, 2003

Bismillaahi Ar-Rahmaani Ar-Rahiim

Berkata Rasulullah SAW: “Setiap amalan kebaikan yang tidak diawali dengan bismillaahi ar-Rahmaan ar-Rahiim maka amalan tersebut terputus”.
(more…)

Waktu itu…

Tuesday, December 30th, 2003

Waktu adalah uang, kata sebagian orang.
Sementara yang lainnya berandai, waktu itu bagaikan pedang.

Sejatinya, waktu itu adalah amanah.
Yang harus diatur, dipergunakan, dan pada akhirnya juga dipertanggungjawabkan.
(more…)

Hari demi hari

Sunday, December 28th, 2003

Waktu terus berjalan tanpa henti. Hari-hari berlalu dengan cepat. Tak terasa, satu setengah tahun telah berlalu di kota Delft tercinta. Musim datang silih berganti, sama halnya dengan orang-orang yang saya kenal yang juga datang bergantian. Teman yang sudah selesai menempuh studi hampir semuanya pulang kembali ke “kampungnya” masing-masing di Indonesia. Sebagai “gantinya”, mahasiswa/i baru berdatangan.
(more…)

Hingga Haqqul Yakin dalam dekapan

Wednesday, December 24th, 2003

Kiasan apa yg mesti kugenggam
kala tanya itu kembali menghujam
mestikah kugambarkan dalamnya diam
hingga rasa ini seolah merindu dendam
(more…)

Wanita… akal senipis rambutnya…

Tuesday, December 23rd, 2003

Jangankan lelaki biasa..
nabi pun terasa sunyi tanpa wanita..
tanpa mereka, fikiran dan perasaan lelaki akan resah..
masih mencari walau ada segalanya..
apa yang ada didalam syurga..
namun Adam tetap rindukan Hawa..
dijadikan wanita daripada tulang rusuk yang bengkok..
untuk diluruskan olih lelaki..
tetapi seandainya lelaki itu tidak lurus..
mana mungkin kayu yang bengkok menghasilkan bayang yang lurus.
(more…)

Bersama salju yang menderas..

Monday, December 22nd, 2003

Salju menderas
seolah tengah bergegas
berlomba dan berpacu
demi sebuah kiasan kalbu
(more…)

Jauh dekat Rp. 700

Sunday, December 21st, 2003

Pada suatu pagi yang mendung di bulan Desember, saya menyalakan komputer. Setelah beberapa saat, muncullah daftar hal-hal yang perlu saya tindak lanjuti, misalnya membalas e-mail, mengumpulkan tugas, mengirim surat di kantor pos dan menyelesaikan artikel untuk MUSLIMdelft.
Rasanya ingin sekali menghubungi keluarga dan teman-teman yang berada di Indonesia, namun seringkali itu hanya sebatas keinginan yang tak terlaksanakan. Banyak hal yang mungkin bisa diceritakan, tapi rasanya sulit untuk dituangkan dalam bentuk surat, e-mail ataupun percakapan melalui telepon.
(more…)

KAU-lah Nyata bagiku

Sunday, December 21st, 2003

Manakala tergugah dari mimpi,
biarkanlah kubuka mata ini lebar-lebar,
hingga terungkaplah apa yang tak pernah terungkap.
(more…)

Undangan Merah Jambu

Saturday, December 20th, 2003

Beberapa hari yang lalu ku baca kembali undangan seorang kawan yang akan melangsungkan pernikahan,entah mengapa ku terkenang kembali kejadian sepuluh tahun yang lalu di akhir desember 1993, seorang muslimah datang padaku untuk menyampaikan amanat bahwa ada seorang “ikhwan” yang ingin melamarku. Ku tak tahu bagaimana perasaanku saat itu tapi itulah terjadi walaupun dilalui dengan lika-liku tapi akhirnya tercetaklah jua undangan merah jambu yang menghantarkan kesanak saudara, sahabat dan rekan untuk memberikan ucapan Barakallah kepada kami berdua.
(more…)

Dalam Jutaan Warna

Friday, December 19th, 2003

Tak usah lagi resah itu diendapkan dalam dada,
bukankah angin telah berubah arah?
(more…)

Tentang Kami

Keluarga Muslim Delft adalah wadah kegiatan kemasyarakatan ummat muslim Indonesia di Delft yang bertujuan menggairahkan kegiatan-kegiatan tersebut dalam mengharapkan ridla Allah Subhanahuu Wata’ala.

Ingin Berlangganan?

 Subscribe in a reader
Cari :